Tuesday, November 3, 2020

Usaha Serikat Lemas, AirAsia Masuk Usaha Akikah Kambing

Di tengah-tengah endemi virus corona yang belumlah selesai, kelompok serikat AirAsia mengerjakan peluasan usaha dengan jual kambing buat aqiqah. Service pemasaran kambing aqiqah ini dijalankan lewat cara online, yaitu lewat web tulus.com/aqiqah. "Jadi sisi dari peluasan usaha digital kelompok AirAsia, IKHLAS, barisan usaha airasia.com yang layani basis life-style Muslim ini hari mengeluarkan service terbaru, aqiqah," jelas AirAsia dalam web sah, airasia.com, Senin (28/9/2020). Service aqiqah Bandung dari AirAsia ini ada di Malaysia, asal serikat itu. Selanjutnya, service dapat menjajakan paket aqiqah yang dapat dijalankan di luar negeri. Sekurang-kurangnya, ada 35 negara jadi tempat alternatif realisasi aqiqah.



Salah satunya merupakan Thailand, Kamboja, Vietnam, Laos, Myanmar, Filipina, Indonesia, Bangladesh, Sri Lanka, India, Palestina, Pakistan, Arab Saudi, serta yang lain. "Kami senang mengenalkan service Aqiqah jadi produk yang lain simpel, nyaman serta dapat terjangkau di basis kami yang dengan terlebih dulu diawali paket aqiqah luar negeri, yang dapat selekasnya ada di Malaysia," kata Tulus Kamarudin, Kepala IKHLAS.


Saat itu, mengambil web sah tulus.com, ada beberapa kelebihan service aqiqah yang dijajakan AirAsia, yaitu:

- Lingkup paling besar di 35 negara

- Fokus pada populasi mudah

- Mendapati 1 Big Point buat tiap-tiap pembelanjaan 2 Ringgit Malaysia.


Akan halnya, beberapa service aqiqah yang ada adalah: Aqiqah Makkah:

- Aqiqah di Kota Suci Mekkah pada harga 499 Ringgit Malaysia

- Aqiqah Luar Negeri: Aqiqah di 35 negara secara global dengan 580 Ringgit Malaysia

- Aqiqah Lokal: Aqiqah di Malaysia

- Aqiqah Infaq: Aqiqah dijalankan di Malaysia serta dibagikannya terhadap mereka yang perlu


Tidak cuma aqiqah, IKHLAS sebagai barisan usaha di bawah AirAsia pula siapkan service yang lain. Salah satunya umrah, kurban, serta alternatif life-style yang sama dengan syariat Islam.


PHK di AirAsia 

Mengambil Kompas.com, 29 September 2020, AirAsia Malaysia memiliki rencana mengerjakan penghentian hubungan kerja (PHK) pada beberapa ratus pegawainya. PHK awal kalinya juga pernah terjadi di AirAsia jadi karena keadaan endemi virus corona. Pemotongan dapat dijalankan di management AirAsia Berhad atau anak upaya yang layani penerbangan jarak jauh, yaitu AirAsia X Berhad. Upah pegawai selanjutnya juga dibahas ulangi, serta beberapa staff dapat disodori buat ambil cuti tiada bayaran. Cara efektivitas peluang dapat berjalan sampai 6 bulan di depan. Proses PHK AirAsia Malaysia peluang tuntas akhir September, sedang staff AirAsia X yang terserang efek dapat dihentikan akhir Oktober.


No comments:

About This Blog


Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya. Maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggalnya. (al-Naziat ayat 40-41)

"Of all the enemies to public liberty war is, perhaps, the most to be dreaded because it comprises and develops the germ of every other. War is the parent of armies; from these proceed debts and taxes...known instruments for bringing the many under the domination of the few. . . No nation could preserve its freedom in the midst of continual warfare."
- James Madison, Political Observations, 1795

santapan rohani ii

Al-hadith :ثلاثةٌ قد حَرّمَ اللهُ - تَبَارَكَ وَتَعَالَى - عليهم الجنةَ : مُدْمِنُ الخمر ، والعاقّ ، والدّيّوثُ الذييُقِرُّ في أَهْلِهِ الخُبْثَ . رواه أحمد والنسائيErtinya : "Tiga yang telah Allah haramkan baginya Syurga : orang yang ketagih arak, si penderhaka kepada ibu bapa dan Si Dayus yang membiarkan maksiat dilakukan oleh ahli keluarganya" ( Riwayat Ahmad )

PEGANGAN

Ingatlah firman Allah Taala:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ (118) هَا أَنْتُمْ أُولَاءِ تُحِبُّونَهُمْ وَلَا يُحِبُّونَكُمْ وَتُؤْمِنُونَ بِالْكِتَابِ كُلِّهِ وَإِذَا لَقُوكُمْ قَالُوا آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا عَضُّوا عَلَيْكُمُ الْأَنَامِلَ مِنَ الْغَيْظِ قُلْ مُوتُوا بِغَيْظِكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ (119)

Maksudnya: “Wahai orang-orang yang beriman! janganlah kamu mengambil orang-orang yang bukan dari kalangan kamu menjadi “orang dalam” (yang dipercayai). mereka tidak akan berhenti-henti berusaha mendatangkan bencana kepada kamu. mereka sukakan apa yang menyusahkan kamu. telahpun nyata (tanda) kebencian mereka pada pertuturan mulutnya, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sesungguhnya telah Kami jelaskan kepada kamu keterangan-keterangan itu jika kamu (mahu) memahaminya. Awaslah! kamu ini adalah orang-orang (yang melanggar larangan), kamu sahajalah yang suka (dan percayakan mereka, sedang mereka tidak suka kepada kamu. kamu juga beriman kepada Segala Kitab Allah (sedang mereka tidak beriman kepada Al-Quran). dan apabila mereka bertemu dengan kamu mereka berkata: “Kami beriman”, tetapi apabila mereka berkumpul sesama sendiri, mereka menggigit hujung jari kerana geram marah (kepada kamu), Katakanlah (Wahai Muhammad): “Matilah kamu Dengan kemarahan kamu itu”. Sesungguhnya Allah sentiasa mengetahui akan Segala (isi hati) yang ada di dalam dada.” [Ali Imran: 118 & 119]
..............................................
تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍآل عمران : 27

"Engkaulah (Wahai Tuhan) yang memasukkan waktu malam ke dalam waktu siang, dan Engkaulah yang memasukkan waktu siang ke dalam waktu malam. Engkaulah juga yang mengeluarkan sesuatu yang hidup dari benda yang mati, dan Engkaulah yang mengeluarkan benda yang mati dari sesuatu yang hidup. Engkau jualah yang memberi rezeki kepada sesiapa yang Engkau kehendaki, dengan tiada hitungan hisabnya".

bermubahalah

“Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa-Setelah engkau beroleh pengetahuan yang meyakinkan tentang hal itu, maka katakanlah kepada mereka : Marilah kita panggil (kumpulan) anak-anak kami dan anak-anak kalian, isteri-isteri kami, dan isteri-isteri kalian, diri-diri kami dan diri-diri kalian, kemudian kita bermubahalah kepada Allah, mohon agar Allah menjatuhkan laknat-Nya kepada pihak yang berdusta.” (Ali Imran : 61)